Inilah 5 “Penjara Rahasia” Yang Di Sembunyikan Oleh Pemerintah Dunia !

oleh
Berita Akurat

Berita Akurat – Penjara adalah tempat dimana para pelaku kejahatan dari kelas paling ringan sampai yang terberat dihukum. Dimana biasanya setiap penjara memiliki tingkatan penjagaan dan level yang berbeda. Kali ini admin akan membagikan 5 penjara yang disembunyikan oleh pemerintah dunia karena penjara ini bukanlah penjara biasa yang biasanya digunakan oleh aparat kepolisian di tiap negara.

1. Salt Pit – Afghanistan

Berita Akurat

Salt Pit adalah penjara rahasia yang dikelola oleh CIA di Afghanistan. Ini adalah salah satu dari beberapa penjara yang didirikan oleh CIA setelah serangan 9/11, untuk menahan orang-orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan teroris.

Salt Pit adalah penjara rahasia yang dikelola oleh CIA di Afghanistan. Ini adalah salah satu dari beberapa penjara yang didirikan oleh CIA setelah serangan 9/11. Pembangunannya dimaksudkan untuk menahan orang-orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan teroris.

Penyiksaan adalah bagian dari kehidupan para tahanan di Salt Pit, dan mereka kerap dikenai hukuman serta perlakuan yang tidak manusiawi, termasuk eksekusi mati.

Salt Pit dulunya adalah pabrik batu bata, sebelum diubah menjadi situs gelap. Sel-selnya berukuran kecil, sempit, tanpa jendela atau toilet.

Apa yang disediakan oleh para sipir untuk seluruh tahanan adalah sebuah ember. Narapidana ditelanjangi dan disuruh tidur di lantai beton nan dingin. Petugas CIA juga selalu membunyikan musik keras yang bising, sebagai bentuk penyiksaan psikologis terhadap tahanan.

Ghairat Baheer, yang ditahan di penjara mengerikan ini selama enam bulan, mengungkapkan bahwa interogator CIA mengikatnya di kursi dan duduk di atas perutnya.

Sementara napi lain, Gul Rahman, dinyatakan tewas saat berada dalam tahanan dan menerima hukuman kejam. Ini adalah kasus kematian pertama yang diverifikasi terjadi di Salt Pit.

Gul ditelanjangi, tangannya dirantai di atas kepalanya, dan ia berulang kali dipukuli, disiram dengan air yang ditempatkan dalam satu ember. Ia meninggal karena hipotermia pada pagi hari, 20 November 2002.

Mirisnya, CIA tidak mengembalikan jasad Gul ke keluarganya atau memberi tahu sanak keluarga Gul tentang kematiannya.

2. Camp 7 – Pangkalan Angkatan Laut AS di Guantanamo

Berita Akurat

Saat penjara di Teluk Guantanamo sudah terkenal dan memicu kontra, namun bui ini rupanya masih punya ruang rahasia yang bahkan lebih kontroversial. Salah satu tempat tersebut adalah Camp 7 (Camp Seven), yang dibangun di lokasi tersembunyi dan jauh dari penjara utamanya.

Camp 7 disembunyikan oleh pihak berwenang dengan saksama, sehingga tidak ada yang tahu keberadaannya selama dua tahun setelah dibuka pada tahun 2006. Beberapa orang yang tahu bahkan tutup mulut, tidak pernah membicarakannya jika ada yang bertanya.

Ketika keberadaan Camp 7 terungkap, wartawan tidak diizinkan untuk berkunjung. Sedangkan untuk Palang Merah, diizinkan masuk dengan syarat mereka yang datang tidak diperkenankan untuk buka suara di hadapan umum tentang apa yang dilihatnya.

Kamp tersebut adalah rumah bagi 15 tahanan CIA yang dianggap sebagai “kepala bernilai tinggi”. Salah satunya ialah Khalid Sheik Mohammed, yang menjadi dalang di balik serangan 11 September 2001.

Namun di satu sisi, CIA telah dituduh menyiksa seluruh tahanan yang dijebloskan ke Camp 7. Selama menjalani persidangan di pengadilan, salah satu narapidana bernama Ramzi Bin al Shibh, mengeluh bahwa selnya selalu bergetar dan kerap terdengar suara aneh.

Merespons komplain itu, militer Amerika Serikat membantah adanya penyiksaan psikologis dan mengklaim bahwa Shibh hanya mendengar hal-hal biasa.

Pada tahun 2014, Pentagon, mengakui bahwa Shibh memang mendengar suara-suara yang disebutnya aneh itu. Akan tetapi, markas Departemen Pertahanan AS tersebut menyebut bahwa bunyi berisik yang didengar Shibh adalah suara dari penjara yang runtuh.

Pentagon mengklaim bahwa Camp 7 pada awalnya dibangun menggunakan struktur sementara dan hanya diberi anggaran oleh Kongres sebesar US$ 49 juta untuk pembangunan dan US$ 69 juta untuk mengerjakan drainase beserta pondasinya.

Kendati demikian, Kongres menolak untuk mengalokasikan dananya.

3. Penny Lane – Pangkalan Angkatan Laut AS di Guantanamo

Berita Akurat

Penny Lane adalah penjara rahasia lain yang terletak di Teluk Guantanamo. Dibuka pada tahun 2003, para tahanan yang dikurung di sana menikmati kehidupan mewah.

Mereka tinggal di pondok, lengkap dengan tempat tidur yang sangat nyaman, dapur, teras, pancuran, dan televisi. Mereka juga bisa meminta kemewahan tambahan, termasuk pornografi.

Fakta bahwa para tahanan yang dipenjara di Penny Lane bisa menikmati gemerlapnya fasilitas penjara, seharusnya tidak terlalu mengejutkan. Tempat itu secara khusus disediakan untuk teroris yang menjalani pelatihan sebagai agen ganda.

Usai pelatihan rampung, mereka dibebaskan dan diizinkan untuk kembali ke sel-sel teroris mereka, di mana mereka akan mendapatkan tugas sebagai informan CIA.

Informasi ini digunakan untuk menyiapkan serangan pesawat tanpa awak (drone) terhadap target yang diinginkan. Sebagai gantinya, CIA bakal memberi jutaan dolar kepada para teroris untuk bayaran mereka.

Akan tetapi, program itu tidak berjalan lancar. Konon, beberapa teroris kembali dengan sel mereka dan tidak pernah melaporkan apa pun ke CIA. Ada juga yang menjadi agen ganda secara terpaksa, karena CIA mengancam akan membahayakan anak-anak mereka.

Sedangkan kelompok militan Al-Qaeda tahu bahwa CIA mencoba untuk mengubah sebagian besar anggotanya, yang menjadi tahanan Penny Lane, untuk menjadi agen ganda dan sudah ‘memesan’ mereka yang dibebaskan dari Teluk Guantanamo untuk bekerja pada CIA.

Namun, program perekrutan tersebut berakhir pada tahun 2006.

4. The Resort – Korea Utara

Berita Akurat

The Resort adalah Penny Lane-nya Korea Utara. Para narapidana yang dipenjarakan di sana bukan teroris, tetapi para kerabat dan pejabat yang masuk dalam ‘daftar hitam’ dari oligarki Korea Utara.

Meski letak bui ini tidak berada di pulau terpencil, tapi keberadaannya dekat dengan sebuah kota bernama Hyanghari –hanya 50 kilometer (30 mil) dari perbatasan China.

The Resort diyakini memiliki tahanan sekitar 1.000 orang. Tempat ini punya begitu banyak napi karena mereka sering pindah bersama keluarga mereka.

Meski dijaga ketat, namun penjara tersebut tidak tampak seperti selayaknya penjara pada umumnya, lebih mirip kota kecil. Narapidana di sana pun tidak berusaha melarikan diri, karena kondisi hidup mereka tidak buruk.

Mereka juga tidak melakukan kerja keras atau menanggung hukuman tambahan, serta mendapatkan makanan matang gratis setiap hari. Kim Song-ae adalah salah satu wanita yang dicurigai menjadi tahanan di The Resort. Dia dulunya adalah istri kedua dari mendiang mantan presiden Kim Il Sung.

Tahanan lain yang dicurigai berada The Resort adalah bibi dari pemimpin Korea Utara saat ini, Kim Jong Un. Perempuan yang dimaksud adalah istri dari Jang Song-taek. Dia dibawa ke The Resort setelah suaminya dieksekusi pada Desember 2013.

5. Cat’s Eye – Thailand

Berita Akurat

Selain mendapat julukan sebagai Detention Site Green, Cat’s Eye adalah penjara rahasia CIA yang berada di Thailand. Sejauh yang diketahui, penjara mengerikan ini masih beroperasi hingga kini, karena tidak ada yang tahu lokasi tepatnya.

Ada yang mengatakan bahwa Cat’s Eye terletak di luar Bangkok, sementara yang lain menyebut kalau Cat’s Eye ada di Udon Thani. Namun, sebagian besar orang setuju bahwa ini bertempat di Thailand, meskipun CIA dan pemerintah Thailand menyangkal keberadaannya.

Cat’s Eye terekspos dalam laporan Senat Amerika Serikat tahun 2014, di mana lokasinya terdaftar sebagai “Country [REDACTED].” Penjara itu baru dibentuk pada tahun 2002 untuk menahan Abu Zubaydah, seorang pejuang mujahidin yang dicurigai menjadi salah satu antek Osama bin Laden.

Abu dijemput di Pakistan pada Maret 2002 dan CIA bingung di mana harus menahannya. Agen pemerintah AS ini menginginkan tempat yang jauh dari yurisdiksi Negeri Paman Sam dan Palang Merah.

Abu dilaporkan sangat disiksa selama berada di dalam penjara. Selama beberapa bulan, ia adalah satu-satunya narapidana yang ditahan di sana, dan para penyiksanya memiliki banyak waktu untuk bersamanya.

Ia tinggal di dalam kotak yang tidak lebih besar dari peti mati dan terus-menerus di-waterboarding (teknik interogasi yang dikenakan kepada tahanan dengan cara mengikat tangan dan wajah, menggantung tubuhnya dengan posisi kepala di bawah, menutup kepalanya dan memasukkan badannya ke dalam air) sampai ia pingsan.

CIA menggunakan dia untuk menguji beberapa “teknik interogasi yang sedang disempurnakan”.

Tahanan kedua Cat’s Eye adalah Abd al Rahim al-Nashiri, yang dijebloskan ke sana pada November 2002. Ia sering ditampar, ditelanjangi, dan dilarang tidur. Ia juga beberapa kali dihantam ke dinding, hukuman yang disebut “walling”.

Cat’s Eye dilaporkan ditutup pada Desember 2002, setelah CIA memindahkan seluruh tahanan ke situs gelap lain di Polandia.

Mengerikan bukan ? dijamin setiap tahanan yang pernah mengisi penjara diatas bakalan kapok buat berbuah hal yang berbau kriminal !

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *