Masih Ada Sampai Sekarang, Surat Kabar Bertuliskan Tangan Manual

oleh
Surat Kabar di India yang Masih Ditulis Menggunakan Tangan

Koran atau surat kabar merupakan salah satu bentuk berita harian yang selalu di-update setiap harinya dan saat ini orang yang membacanya selain menggunakan cara online. Berita berita harian yang tersebar dalam versi cetak biasanya menggunakan bahan kertas dengan kualitas yang rendah.

Tapi pada ulasan kali ini akan memberikan informasi mengenai surat kabar yang masih ditulis menggunakan tangan.

Surat Kabar di India yang Masih Ditulis Menggunakan Tangan

Surat Kabar di India yang Masih Ditulis Menggunakan TanganDitengah banyaknya surat kabar gulung tikar karena diterjang oleh media online maka surat kabar The  Musalman memiliki cara tersendiri untuk tetap bisa eksis. Bagaimana tidak berita harian yang terbit sebanyak 4 halaman setiap harinya ini ditulis menggunakan tangan.

Dibutuhkan kurang lebih waktu enggak jam untuk reporter tulis berita pada setiap halamannya koran tersebut siap didistribusikan ke pelanggan.

Ketika ada Breaking News maka seluruh halaman tersebut harus ditulis ulang. Akan tetapi media tersebut saat ini sudah menyediakan sebuah kolam berukuran kecil pada halaman muka berjaga-jaga ketika ada berita baru. Berbeda ketika salah tulis.

Ketika terjadi kesalahan tulis maka seluruh halaman tersebut harus diganti mau ditulis ulang. Menulis tangan ini juga merupakan salah satu upaya untuk melestarikan tradisi kaligrafi yang ada di India. Pemimpin redaksi mempertahankan tradisi tersebut hingga saat ini.

Surat kabar Ini pertama kali diterbitkan pada 1927 oleh kakek Arifulla yaitu Syed Azmatullah yang akhirnya mewariskan kepada Syed Faizullah.  Sejak saat itu Arifullah menjadi penanggung jawab dari surat kabar ini. Para karyawan yang bekerja di sana mengungkapkan bahwa The Masalman merupakan simbol kesenian yang hampir punah.

Surat kabar Ini tergolong Setia. Salah satu yaitu Rahman Husein yang sampai saat ini sudah berusia 50 tahun tetap bekerja di situ sebagai reporter. Ambil surat kabar Ini juga terbilang sangat sederhana bahkan bisa dikatakan tidak nyaman untuk bekerja. Kantornya yang suram dikarenakan kurangnya penerangan serta Suasananya yang bising karena mesin cetak berada dalam satu ruangan yang sama.

Selain itu gaji para karyawan pun juga tergolong sangat rendah. Karena orang tersebut hampir tidak menghasilkan laba biaya produksi yang sangat tinggi. Akan tetapi bagi para karyawan surat kabar tersebut bekerja di situ bukan tentang mendapatkan penghasilan Tetapi lebih kepada sebuah dedikasi.

Baca juga : Siapa Sangka Negara Yang Tidak Terkenal Ini Memiliki Keanehan yang Bakalan Bikin Terkejut

Surat Kabar yang Bisa Dimakan

Selain surat kabar yang masih ditulis tangan jenis surat kabar yang terbilang aneh yaitu surat kabar yang bisa dimakan. Surat kabar Ini terinspirasi dari Willy Wonka yaitu seorang tokoh pada film coklat Factory membuat segala hal di sekitar bisa dimakan hingga akhirnya mereka menciptakan bentuk koran Metro yang bisa dimakan.

Seperti penuturan Dalam situs Metro.co.uk, kerjasama tersebut hingga akhirnya menghasilkan sebuah surat kabar yang bisa dimakan. Demikian ketika selesai membaca maka tidak perlu membuang akan tetapi bisa langsung memakannya.

Surat kabar yang bisa dimakan ini juga tidak terlepas dari peran seorang Haston Blumenthal yaitu seorang ilmuwan kuliner. Dia menciptakan wujud ide unik ini yaitu koran yang bisa dimakan. Terkait dengan rasanya para relawan sudah banyak yang mencicipi orang tersebut dengan Gigi mereka serta menelannya. Dan hasilnya tidak ada komentar buruk mengenai rasa surat kabar tersebut.

Mengingat Hal ini tentu produksi surat kabar tersebut bukan hanya membutuhkan tetap akan tetapi juga pengolahan adonan yang cermat. Adapun adonan yang digunakan diantaranya tepung maizena, permen Arab, minyak sayur, air serta asam sitrat yang kemudian dimasak menjadi pasta dan dalam lembaran-lembaran.

Pasta tersebut selanjutnya ditaburkan ke lembaran-lembaran tipis itu melalui kasa Sutra yang diatur agar foto artikelnya bisa dibaca.

Terkait dengan proses pembuatan serta pencetakan koran yang nikmat ini dibutuhkan waktu beberapa jam saja untuk mengeringkannya dibutuhkan waktu yang agak lama. Setelah kering maka orang tersebut diberi aroma vanilla dengan bau yang khas sehingga akan menarik para konsumen.

Bagaimana? Cukup unik bukan? Bayangin deh di Indonesia ada surat kabar seperti itu, pasti langsung ngehits deh.

ENJOYQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *